Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 12:52:26【Resep Pembaca】777 orang sudah membaca
PerkenalanIlustrasi - Sejumlah produk kosmetik tanpa izin edar. ANTARA/Suriani Mappong/am.Jakarta (ANTARA) - D

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika mengingatkan konsumen untuk memeriksa label pada kemasan produk perawatan kulit guna memastikan produk yang hendak dibeli sudah terdaftar dan mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Kalau membeli yang dijual bebas perhatikan apakah ada label dari BPOM, itu nomor satu paling penting ya, karena dengan adanya label dari BPOM itu menandakan sudah diperiksa dan itu lebih aman untuk diedarkan," kata dr. Amaranila Lalita Drijono, Sp.DVE, FINSDV, FAADV kepada ANTARA pada Rabu.
Lulusan Universitas Indonesia itu menyampaikan bahwa produk kosmetik yang dipasarkan di Indonesia harus memiliki izin edar dari BPOM, yang menerbitkan izin edar setelah memeriksa kandungan dan memastikan keamanan produk.
Selain memeriksa izin edar, konsumen disarankan mengecek bahan-bahan yang terkandung pada produk kosmetik yang hendak dibeli.
Pada produk kosmetik yang berizin edar, informasi mengenai kandungan bahan aktif produk dicantumkan dalam label pada kemasan produk.
Baca juga: Waspadai efek kandungan bahan kimia pada produk perawatan kulit
Dokter Amaranila menyampaikan bahwa penggunaan dalam jangka panjang produk perawatan kulit dengan kandungan hidrokuinon melebihi batas aman dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan kulit.
"Agak sulit untuk mengetahuinya ya, karena dia sama-sama krimnya berwarna putih biasanya," katanya mengenai cara mengenali produk yang mengandung hidrokuinon.
"Kita baru tahu kadang-kadang itu ada hidrokuinon salah satunya bila terekspos matahari lama-lama berubah menjadi agak kecoklatan karena teroksidasi, nah mungkin itu bisa kita duga mengandung hidrokuinon," ia menjelaskan.
Ia menyangakan bahwa produk perawatan kulit yang mengandung hidrokuinon maupun retinoid sebaiknya digunakan sesuai dengan resep dokter.
Dokter bisa merekomendasikan dosis serta cara penggunaan yang tepat untuk menghindari kemungkinan iritasi dan alergi.
Dokter Amaranila juga mengemukakan pentingnya edukasi mengenai aturan penggunaan produk kecantikan yang mengandung bahan kimia seperti hidrokuinon dan retinoid beserta efek sampingnya.
Kalau mengalami masalah setelah menggunakan produk perawatan kulit tertentu, ia mengangakan, maka konsumen sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional atau dokter.
"Dibawa produknya tersebut juga ke dokter untuk ditunjukkan bahwa apa yang sudah dipakai sehingga mudah-mudahan itu membantu dokter dalam menegakkan diagnosis yang tepat untuk keluhan yang diderita oleh si pemakai," katanya.
Baca juga: BPOM temukan kosmetik ilegal bernilai total Rp31,7 miliar
Baca juga: Daftar 91 kosmetik ilegal dan berbahaya yang ditarik BPOM
Suka(733)
Sebelumnya: Warga Taiwan Berbondong
Selanjutnya: Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke
Artikel Terkait
- Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas
- Forum Pangan Dunia 2025 dibuka di Roma, rayakan 80 tahun FAO
- Wagub Kepri tinjau dapur SPPG Batu IX pastikan keamanan program MBG
- DPR RI: Program MBG kelompok 3B perlu diperkuat untuk cegah stunting
- BNPB utamakan perbaikan tanggul jebol di Bekasi, cegah banjir susulan
- Guru SDN di Boalemo Gorontalo ungkap tantangan hadapi siswa dalam MBG
- Makan Bergizi Gratis dan ujian kepercayaan publik
- SPPG Tambak Boyo OKU Timur mulai beroperasi layani 3.185 siswa
- PBB terima laporan adanya kekerasan seksual di El Fasher, Sudan
- Ahli sebut faktor
Resep Populer
Rekomendasi

16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB

Bea Cukai perketat pengawasan cegah masuknya durian ilegal Malaysia

Wagub Kepri tinjau dapur SPPG Batu IX pastikan keamanan program MBG

Wakil Kepala BGN: Program MBG ngak boleh berorientasi bisnis

Komdigi hadirkan Garuda Spark Medan untuk pengembangan talenta digital

Imperial Group gaet JAPFA hadirkan tiga menu unik bagi pecinta kuliner

SPPG Polsek Palmerah Jakbar uji coba penyajian menu MBG

Ahli gizi imbau kantin sekolah siapkan makanan saling melengkapi MBG